Wali Kota Solo Minta Jokowi Pikir Ulang soal Kenaikan BPJS Kesehatan

Sindonews
Ary Wahyu Wibowo
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Wakilnya Achmad Purnomo (Foto: iNews/Septiyantoro)

SOLO, iNews.id - Rencana pemerintah pusat menaikkan iuran BPJS Kesehatan mengundang reaksi Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy). Keputusan itu dinilai tidak tepat di tengah pandemi wabah Covid-19 dan meminta keputusan ditinjau ulang.

“Dalam situasi seperti ini, kalau iuran BPJS dinaikkan tentu kurang pas,” kata Rudy, Kamis (14/5/2020).

Diakuinya, suka atau tidak keputusan itu harus dijalankan karena Presiden memiliki kewenangan mengeluarkan Perpres, Inpres dan PP, suka tidak suka harus dijalankan. Pihaknya menyoroti Perpres 64 Tahun 2020 tentang perubahan kedua atas peraturan presiden nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Dalam aturan itu, lanjut Rudy, jika tidak salah berlaku tahun 2021. Namun di bawahnya disebutkan berlaku setelah ditandatangani. Padahal Perpres itu sendiri ditantangani tahun 2020. Sehingga hal itu menjadi pertanyaan terkait mana yang benar.

“Persoalan Covid-19 seharusnya diselesaikan dulu. Tapi karena Perpres ya mesti dijalankan,” katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
3 hari lalu

Eks Jubir KPK Johan Budi Sambangi Rumah Jokowi di Solo, Ini yang Dibahas

3 hari lalu

Massa ARIB Datangi Rumah Jokowi di Solo, Sempat Tegang dengan Relawan!

1 bulan lalu

Jokowi Kunjungi Pantai Oesina Kupang, Ratusan Polisi dan TNI Disiagakan

3 bulan lalu

Jokowi di Lampung: Saya Masih Seperti yang Dulu, Masih Orang Kampung

3 bulan lalu

Jokowi Kenakan Seragam PSI Mulai Safari Politik di Lampung, Disambut Ratusan Kader

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal