Waspada Potensi Ancaman Letusan Gunung Api, Kenali Jenis Bahayanya

Binti Mufarida
Peta wilayah gunung api aktif. (BNPB)

Jenis yang pertama yaitu bahaya primer atau bahaya langsung dari peristiwa letusan gunung api. Bahaya yang berpotensi terjadi seperti aliran awan panas, lahar letusan atau lumpur panas, jatuhan piroklastik atau hujan abu, leleran lava dan gas vulkanik beracun.

“Kita dapat melihat fenomena ini seperti saat letusan hebat Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah pada 2010 lalu. Bahaya primer tersebut tidak hanya merusak apapun lanskap wilayah lereng tetapi juga menelan korban jiwa,” kata Doni.

Jenis kedua yaitu bahaya sekunder atau bahaya tidak langsung dari letusan. Bahaya ini berupa lahar hujan. Lahar hujan atau endapan material erupsi pada puncak dan lereng yang terbawa oleh hujan. 

Peristiwa mengalirnya endapan material berupa lumpur dan bahkan batu besar ini dapat mengubah topografi sungai dan merusak infrastruktur. Bahaya lain dari jenis bahaya sekunder adalah banjir bandang dan longsoran vulkanik.

Bahaya ini dapat berdampak serius, seperti saat banjir lahar hujan yang merusak jaringan pipa air bersih di sekitar wilayah Kaliurang Barat, Sleman, DIY, pada awal Februari 2021.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
5 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Dilarang Mendekat Radius 3 Km

7 hari lalu

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Kolom Abu Membubung Setinggi 600 Meter

19 hari lalu

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Sore Ini, Abu Tebal Menjulang 700 Meter

27 hari lalu

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Tebal Membubung hingga 1.200 Meter

1 bulan lalu

Gunung Semeru Erupsi Siang Ini, Semburkan Abu Tebal Setinggi 800 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal