Kombes Danang menegaskan bahwa ke-12 tersangka bukan bagian dari kelompok massa aksi mahasiswa. Saat ini, Polresta Malang Kota berkoordinasi dengan Ditreskrimum dan Unit Cyber Polda Jatim untuk memburu aktor di balik pergerakan kelompok ini.
"Kami masih terus melakukan perangkaian kegiatan penyidikan secara scientific crime investigation, apakah ada aktor intelektual di belakang, apakah ada modus lain, serta apakah ada penyandang dananya," kata Danang.