17 Ibu Hamil di Blitar Meninggal Dunia, Sebagian karena Keracunan

Solichan Arif
Ilustrasi ibu hamil. (Foto: istw)

Eklamsia tidak hanya membahayakan nyawa si ibu, tapi juga janin yang dikandung. Menurut Etti, selain keracunan, penyebab lain dari kasus kematian 17 ibu hamil di Kabupaten Blitar adalah pendarahan dan infeksi. “Kemudian ada yang disebabkan terinfeksi Covid-19,” katanya. 

Kendati demikian, dibanding tahun 2021 angka kasus kematian ibu hamil di tahun 2022 relatif lebih rendah. Pada tahun 2021 telah terjadi 69 kasus kematian ibu hamil, dengan 56 di antaranya disebabkan Covid-19.

Untuk mengantisipasi kasus kematian kembali terjadi, Etti menghimbau kepada para ibu hamil untuk secara berkala memeriksakan kandungannya, termasuk melakukan vaksinasi Covid-19.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
4 hari lalu

17 Siswa SD di Medan Muntah Usai Santap MBG, Guru Panik

6 hari lalu

Ayam MBG Terasa Pahit, Puluhan Siswa SMP di Mojokerto Mual dan Diare

6 hari lalu

Keracunan Usai Santap Menu MBG, Puluhan Siswa SMP di Mojokerto Dilarikan ke Puskesmas

19 hari lalu

32 Siswa SMAN 20 Konawe Keracunan usai Santap Menu MBG, Dirawat di RSUD dan Puskesmas

19 hari lalu

Puluhan Siswa MI di Jember Dilarikan ke Puskesmas Diduga Keracunan Susu Kedelai MBG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal