17 Ibu Hamil di Blitar Meninggal Dunia, Sebagian karena Keracunan

Solichan Arif
Ilustrasi ibu hamil. (Foto: istw)

BLITAR, iNews.id - Kasus kematianibu hamil di Kabupaten Blitar masih tinggi. Berdasarkan catatan dinas kesehatan setempat, sebanyak 17 ibu hamil meninggal dunia sepanjang 2022 atau rata-rata 1-2 kasus setiap bulan. 

Subko Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Etti Suryani mengatakan, salah satu penyebab kasus kematian ibu hamil yakni eklamsia atau keracunan. Gejala keracunan kehamilan ini biasanya muncul pada saat usia kandungan di atas 20 minggu. Namun beberapa kasus terjadi lebih awal atau bahkan setelah melahirkan.

Secara klinis, ibu hamil yang mengalami eklamsia merasakan serangan sakit kepala hebat. Biasanya disusul gejala mata kabur, mual atau muntah, nyeri pada rusuk, sesak nafas, trombosit turun hingga wajah, tangan dan kaki bengkak.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
7 hari lalu

Polri Gerak Cepat, Evakuasi Ibu Hamil dan Lansia Korban Reruntuhan Gempa NTT Naik Helikopter

14 hari lalu

Perjuangan Polisi Evakuasi Ibu Hamil di NTT, Tempuh Laut Gelap demi Keselamatan

26 hari lalu

Kepala BGN Ungkap Insiden MBG di SMKN 6 Semarang, SPPG Karangturi Langsung Disanksi

30 hari lalu

Minta Maaf, Gubernur Lampung Janji Perbaiki Jalan usai Viral Ibu Lahiran di Mobil

30 hari lalu

Viral Ibu Hamil Melahirkan dalam Mobil gegara Jalan Rusak, Gubernur Lampung Minta Maaf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal