Namun, setelah dilakukan pembasahan dan asapnya sudah tidak ternyata ditemukan mayat yang tertindih sepeda motor. “Hampir semua jenazah itu ditemukan tidak sampai hangus. Hanya kulitnya yang kayaknya melepuh, sehingga besar kemungkinan mereka menghirup asap dan kekurangan oksigen,” ujarnya.
Karena itu, dia juga memohon maaf dan menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya para korban. Menurutnya, proses pemadaman itu sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) kebakaran.
“Sekali lagi, kami mohon maaf dan mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya,” katanya.
Diketahui, kebakaran di kawasan Pasar Blauran tersebut menewaskan lima orang, satu keluarga. Seluruh korban tersebut terjebak di dalam kamar saat api membakar toko. Dugaan sementara mereka tewas karena terlalu banyak meghirup asap. Mereka pingsan dan akhirnya terjebak di dalam ruko yang terbakar.