7 Fakta Mutilasi di Blitar, Mulai dari Rp100.000 sampai Masuk Koper

Ihya Ulumuddin
Robby Ridwan
Rahmat Ilyasan
pelaku pembunuhan dan mutilasi di Blitar. (Foto: iNews/Rahmat Ilyasan).

3. Gara-gara Rp100.000
Pembunuhan korban Budi Hartanto diawali gara-gara uang Rp100.000. Korban meminta upah atas jasa hubungan seksual dengan tersangka Aris. Namun, karena sedang tidak memiliki uang, Aris pun menolak untuk memberikan bayaran.

Korban yang marah-marah, ikut melampiaskan emosinya ke tersangka Aziz. Dia yang awalnya ingin meredam emosi Budi, ternyata malah ditampar. Bahkan, korban langsung mencari golok dan mengarahkannya ke tersangka Aziz.

4. Koper Tidak Muat
Kedua tersangka, Aris Sugianto (AS) dan Aziz Prakoso (AP), memotong bagian kepala korban karena jasad Budi yang sudah meninggal tidak muat masuk ke dalam koper. Mereka kemudian memotong lehernya supaya masuk ke dalam koper.

5. Dibuang Terpisah
Para tersangka membuang koper di bawah Jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kota Blitar dan kepala korban di Sungai Desa Bleber, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. Motifnya untuk menghilangkan jejak pembunuhan.

6. Ponsel Korban Terlacak
Polda Jawa Timur menggandeng pihak provider telepon seluler untuk mengungkap kasus ini. Polisi melacak peracakapan terakhir korban dengan orang-orang yang diduga menjadi pelaku. Sampai akhirnya polisi berhasil menangkap kedua tersangka, Aris Sugianto (AS) dan Aziz Prakoso (AP).

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pria di Labura Ditemukan Tewas Leher Tersayat, Diduga Dipicu Persoalan Asmara Sesama Jenis 

4 hari lalu

Rekonstruksi Kasus Anak Bunuh Ibu Kandung di Kuningan, Mayat Dibuang ke Sumur

6 hari lalu

Cemburu Berujung Maut, Suami di Cianjur Bunuh Istri

7 hari lalu

Menegangkan Rekonstruksi Pembunuhan Mozza di Semarang, Ayah Korban Emosi Pukul Tersangka 

7 hari lalu

Mayat Terborgol dalam Bangunan Kosong di Kendal Ternyata Korban PHK, Hilang sejak 27 September

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal