Ada Pergerakan Sesar Kendeng, BMKG Tambah 13 Titik Seismograf di Jatim

Ihya Ulumuddin
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melihat sensor gempa yang dipasang BMKG mengantisipasi gempa bumi. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan menambah sensor gempa (seismograf) di 13 titik di Jawa Timur. Tambahan sensor ini menyusul potensi gempa di Jawa Timur yang cukup tinggi.

Kepala BMKG Kelas 1 Juanda, Bambang Hargiyono mengatakan, ada bukti pergerakan sesar Kendeng, sehingga menyebabkan pergeseran lapisan tanah sampai dua meteran.

Fakta ini kata Bambang berdasarkan Penelitian Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Sesar Kendeng tersebut membentang mulai Rembang, Jawa Tengah hingga Surabaya. Di Surabaya, sesar Kendeng tersebut meliputi sesar Waru dan sesar Surabaya.

“Jadi penambahan seismograf ini bukan tanpa alasan. Mungkin untuk antisipasi, untuk analisis itu supaya lebih baik, dan datanya lebih akurat," kata Bambang seusai bertemu dengan Gubernur JatimKhofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (2/9/2019).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kepala BNPB Ungkap Prioritas Penanganan Gempa NTT, Masih Ada Korban Terjebak Reruntuhan

1 hari lalu

Tsunami 1,61 Meter Terjang Manggarai NTT, BMKG Keluarkan Peringatan 2 Menit usai Gempa

1 hari lalu

2.000 Warga Mengungsi Pascagempa NTT M7,7, Puluhan Rumah Rusak

1 hari lalu

Gempa M7,7 Robohkan Masjid Kubah Merah Putih di Manggarai Timur, Relawan Dompet Dhuafa Terjun Bantu Warga

2 hari lalu

Update Gempa NTT, 1 Orang Tewas Tertimpa Bangunan Roboh di Pelabuhan Maumere

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal