Melihat pelaku yang selalu mepet ke korban, Rere akhirnya memanggilnya untuk mendekat.
“Nduk, nduk, sini,” kata Rere sembari berteriak saat itu.
Korban langsung berlari ke arah Rere dan memegang tangannya. Kepada Rere, korban mengaku tidak mengenal laki-laki yang barusan ingin mengantarnya pulang.
Mengetahui korbannya berada di sekitar banyak warga, pelaku kabur dengan motornya.
Dalam sebuah video yang beredar, korban mengaku laki-laki tersebut bertanya apakah sudah dijemput atau belum. “Saya bilang belum, tapi saya ga mau diantarkan dia, bapak sudah pesan gitu,” kata korban.
Menurut wali kelas korban, Lailiyatul, akibat peristiwa ini, sekolah akan melaporkannya ke polisi. Informasi sementara yang didapat dari warga, pelaku berjumlah satu orang dan mengendarai sepeda motor Supra.
Aksi pelaku mendekati korban dan melintas di depan sekolah juga terekam kamera CCTV. Orang tersebut memakai jaket dan celana warna cokelat, memakai helm dan masker warna hitam.
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat dihubungi melalui telepon menegaskan akan menyelidiki kasus tersebut. “Hingga saat ini polisi masih mengumpulkan data dan klarifikasi di lapangan terkait kasus tersebut,” katanya.