Angin datang dari arah barat dan langsung menerjang permukiman. Selama kurang lebih 10 menit angin kencang ini merusak rumah-rumah warga.
“Angin dari bawah ke atas dan langsung menyapu tiga rumah. Angin diikuti dengan hujan deras,” katanya.
Sementara di Desa Banjarang Agung, bangunan parkiran dan tembok Sekolah Dasar Banjar Agung sepanjang 50 meter ambruk. Beruntung saat kejadian, sekolah sedang diliburkan sehingga tidak memakan korban.
Petani juga terancam gagal panen lantaran angin kencang merusak padi. Padahal tanaman ini sudah menguning dan akan panen.