ASN Bangkalan Diduga Tewas 2-3 Hari Sebelum Ditemukan di Bandara Juanda

iNews
Petugas mengevakuasi ASN Bangkalan yang ditemukan tewas di dalam mobil dinas di area parkir Terminal 1 Bandara Juanda, Sidoarjo. (Foto: iNews).

Ketua Tim Humas RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, AKBP Ni Made Wiatini mengatakan bahwa penemuan tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyebab kematian korban.

“Ditemukan luka robek pada cuping telinga kiri telinga kiri akibat kekerasan benda tumpul,” ujar AKBP Ni Made Wiatini.

Tim forensik juga membantah dugaan yang sempat beredar bahwa korban sedang hamil saat meninggal dunia. Menurut hasil pemeriksaan, kondisi perut yang membesar disebabkan proses pembusukan dan pembengkakan jenazah.

"Terkait perut yang membesar setelah dilakukan pemeriksaan dalam, ternyata korban tidak hamil. Selanjutnya sampel sudah kita ambil nanti kita kirimkan ke Lab Forensik Polda Jatim," ucapnya.

Meski terdapat luka akibat benda tumpul, pihak forensik belum dapat memastikan apakah kematian korban tergolong tidak wajar. Kepastian penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan organ dalam tubuh korban yang saat ini sedang dianalisis di Laboratorium Forensik Polda Jatim.

Sementara itu, Satreskrim Polresta Sidoarjo terus melanjutkan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan menunggu hasil laboratorium forensik. Polisi berharap hasil pemeriksaan tersebut dapat mengungkap penyebab pasti kematian ASN Pemkab Bangkalan yang hingga kini masih menjadi misteri.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hasil Autopsi ASN Bangkalan Tewas di Parkiran Bandara, Ditemukan Luka Benda Tumpul

57 tahun lalu

ASN Bangkalan Sebelum Ditemukan Tewas di Parkiran Bandara Sempat Video Call dengan Keluarga

57 tahun lalu

CCTV Ungkap Kejanggalan Penemuan ASN Bangkalan Tewas di Parkiran Bandara Juanda

57 tahun lalu

Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda, Sempat Video Call Keluarga

57 tahun lalu

ASN Bangkalan yang Tewas di Parkiran Bandara Juanda Dimakamkan, Keluarga Bantah Hamil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal