ASN Kemenag Jember Ditemukan Tewas dalam Kamar Kos, Jasad Sudah Membusuk

Bambang Sugiarto
Hendar Wahyudi, ASN Kemenag Kabupaten Jember, ditemukan tewas di kamar kos. Jenazah saat ditemukan dalam kondisi membusuk. (Foto: Bambang Sugiarto)

JEMBER, iNews.id - Hendar Wahyudi, ASNKemenag Kabupaten Jember, ditemukan tewas dalam kondisi membusuk di kamar kos, Selasa (21/2/2023). Jasad korban ditemukan pertama kali oleh tetangga yang mencium aroma busuk.

Karena penasaran, beberapa tetangga mencoba mencari pusat bau tersebut. Ternyata, aroma tak sedap berasal dari dalam kamar kos yang ditempati Hendar.

Tetangga itu kemudian melapor ke polisi. Petugas pun membuka paksa kamar tersebut menggunakan kunci duplikat. 

Benar saja, di dalam kamar jenazah Hendar ditemukan dalam kondisi telentang dan membusuk. "Awalnya bau busuk. Diikutin ternyata dari sini baunya. Pas dibuka ada mayat," kata warga sekitar, Rizky.

Tim Inafis Polres Jember lantas melakukan olah TKP penemuan mayat tersebut. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke RSD dr Soebandi untuk diautopsi.

Sementara itu, Kapolsek Tanggul AKP Miftahul Huda menyebut, berdasarkan hasil identifikasi sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Selain itu, kata dia, petugas juga tidak menemukan indikasi overdosis obat-obatan.

Kendati demikian, kata dia, polisi tetap akan menyelidiki penyebab kematian korban. Karena menurut penuturan warga sekitar, korban sempat merasakan sakit di beberapa bagian tubuh dan kerap menanyakan kematian sebelum ditemukan tewas.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

7 Fakta Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda, Nomor 5 Bikin Merinding

57 tahun lalu

ASN Bangkalan Diduga Tewas 2-3 Hari Sebelum Ditemukan di Bandara Juanda

57 tahun lalu

Hasil Autopsi ASN Bangkalan Tewas di Parkiran Bandara, Ditemukan Luka Benda Tumpul

57 tahun lalu

Misteri Kematian ASN Bangkalan, CCTV Rekam Sosok Pria Kemudikan Mobil Dinas Korban

57 tahun lalu

ASN Bangkalan Sebelum Ditemukan Tewas di Parkiran Bandara Sempat Video Call dengan Keluarga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal