Benih Intoleransi Sudah Muncul di SMA, 80 Persen Terpapar dari Medsos

Lukman Hakim
Bakesbangpol Jatim bersama Barikade Gus Dur Jatim menggelar acara Dialog Kebangsaan yang digelar di Gedung Islamic Center Surabaya, Sabtu (28/5/2022). (Foto: Lukman Hakim).

SURABAYA, iNews.id - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Timur (Jatim) menyebut benih-benih intoleransi sudah merambah ke dunia pendidikan, utamanya pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Karena itu diperlukan kurikulum khusus tentang toleransi antarsesama. 

"Pada survei yang digelar Unair (Universitas Airlangga) bekerja sama dengan kita, kalau ketuanya (ketua kelas tingkat SMA), maka sekitar 14 persen dari mereka menolak. Mereka (siswa) mintanya yang sesama Islam. Berarti ini kan 
mengeksklusifkan diri. 

Ajaran seperti ini yang menimbulkan pecah belah," kata Kabid Integrasi Bangsa, Bakesbangpol Jatim, Johan Fitriadi saat menghadiri acara Dialog Kebangsaan yang digelar Barikade Gus Dur Jatim di Gedung Islamic Center Surabaya, Sabtu (28/5/2022).

Survei tersebut dilakukan pada tahun 2018 dengan sampel sebanyak 1.000 siswa. Sasaran survei yakni siswa di SMA Negeri. Sekolah yang menjadi sampel survei berlokasi di Surabaya dan sekitarnya. 

"Setelah muncul hasil survei itu, kita sudah kumpulkan guru SMP dan SMA dan kita beri modul. Kita masukkan ke kurikulum (tolerensi), entah di akademisnya atau di ekstranya," kata Johan.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
7 hari lalu

Viral! Demi Konten, Sopir Truk Ugal-ugalan Melaju Zig-zag di Surabaya

7 hari lalu

Heboh Pesawat Militer AS C-17 Globemaster Mendarat di Bandara Husein Sastranegara

8 hari lalu

Baru Kenal 4 Hari Lewat Medsos, Pria di Sidoarjo Rampas HP dan Uang Teman

20 hari lalu

Viral! Mahasiswa UPN Jatim Diduga Edit Foto Teman Pakai AI, Disebar di Telegram

1 bulan lalu

Tak Terima Dituduh Pungli, Kepala Puskesmas di Labuhanbatu Laporkan Pegawai ke Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal