Biaya Operasional Perang Hingga Korupsi Jadi Penyebab VOC Bangkrut

Avirista Midaada
Ilustrasi VOC (Istimewa)

Persoalan terjadinya perang dengan kerajaan dan masyarakat pribumi yang menguras banyak uang. Maka, kondisi VOC kemudian semakin kritisi, dalam mana situasi finansialnya krisis. Sejak 1790- an dan selanjutnya, singkatan VOC bahkan dipelesetkan jadi vergaan onder corruptie alias "hancur karena korupsi."

Ketika dibubarkan, VOC mempunyai tanggungan hutang sebesar 136,7 juta gulden dan kekayaan yang ditinggalkan berupa kantor dagang, gudang, benteng, kapal serta daerah kekuasaan di Indonesia. Aset-asetnya kemudian diambil alih oleh pemerintahan Belanda.

Menariknya ketika mulai bangkrut, serangan Pangeran Hanyakrawati dari Mataram ke Surabaya kian membawa petakan bagi VOC. Pos - pos VOC yang ada di sekitar Surabaya, yang seperti Gresik dan Jortan ikut rusak dan terbakar.

Tentu saja akibat kerusakan ini pihak VOC menjadi marah. Maka, Hanyakrawati pun meminta maaf kepada VOC, dan menggantinya dengan izin VOC mendirikan pos-pos dagang baru di Jepara. 

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
24 hari lalu

3 Kasus Dugaan Korupsi Dibongkar Polda Lampung, Kerugian Negara Rp14,16 Miliar

25 hari lalu

Massa Pro dan Kontra Sudewo Bentrok di Tipikor Semarang, Polisi Turun Tangan

28 hari lalu

Eks Kadis Perkimtan Palembang Agus Rizal Divonis 1 Tahun 4 Bulan karena Korupsi Rp1,6 Miliar

1 bulan lalu

Polda Kaltim Geledah BPKAD Kukar, Dalami Dugaan Korupsi Honor Non-ASN Rp36,7 Miliar

3 bulan lalu

SPPG Polri Disisir Kejaksaan, Ini Respons Polda Jateng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal