Suhariyanto menambahkan, percepatan pemadaman api melaju jalur udara untuk mengantisipasi kebakaran kian meluas. Hal ini berkaca kebakaran yang pernah melanda kawasan Gunung Bromo di tahun 2023 dan 2024 lalu.
"Pemadaman harus dilakukan Satgas darat dulu, baru kalau tidak bisa dibantu Satgas udara," katanya.