BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang di Batu dari Hasil Survei Udara

Dita Angga
Kondisi pascabanjir bandang di Batu, Jatim. (Foto: Antara)

“Ini yang ketika hujan dengan intensitas tinggi, ini kita lihat di gambar sebelah kiri seperti meleleh. Karena akar dari sayuran, akar dari tanaman semusim tidak mengikat tanah," katanya. 

Dia mengatakan, saat hujan intensitas tinggi, ini akan membawa saturasi sehingga tanah bisa turun ke bawah. Ketika ada debit dari hulu sangat besar, maka lelehan atau longsoran-longsoran di lokasi tengah dan hilir ini akan menambah kontribusi sedimen.

"Maka  begitu sampai ke permukiman, lumpurnya berkali-kali lipat,” ujarnya.  

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bogor dan Bekasi Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

57 tahun lalu

Kekeringan Landa 4 Kabupaten di Jateng, Ribuan Warga Krisis Air Bersih

57 tahun lalu

Update Gempa M 6,7 Sulawesi Tengah: 1.652 Rumah Rusak, 3 Tewas dan 91 Luka-Luka

57 tahun lalu

Update Gempa M 6,7 Guncang Sulteng, 1.074 Rumah Rusak, 73 Luka-Luka dan 1 Tewas

57 tahun lalu

31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal