Buka Peti Jenazah, Keluarga di Surabaya Tolak Pemulasaraan sesuai Protokol Covid-19

Yudha Prawira
Ilustrasi jenazah Covid-19. (Foto: Istimewa)

“Almarhum sakit stroke, bukan corona. Karena itu, kami semua menolak diperlakukan protokol Covid-19,” kata salah seorang keluarga korban, Lina.

Kapolsek Simokerto AKP Rian Septi mengatakan, emosi serta tindakan nekat keluarga Sukiman diduga karena ketidakpahaman, serta informasi salah yang mereka terima. Karena itu, mereka menolak jenazah diurus dengan protokol Covid-19.

“Tetapi, setelah mendapat penjelasan, keluarga akhirnya menerima dan bersedia jenazah dimakamkan di permakaman khusus Covid-19 di kawasan Keputih Sukolilo Surabaya,” katanya.

Diketahui, Sukiman masuk ke RSUD dr Soewanhie pada Rabu (22/7/2020) pagi. Namun, sore hari, Sukiman meninggal dunia.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ASN Bangkalan yang Tewas di Parkiran Bandara Juanda Dimakamkan, Keluarga Bantah Hamil

57 tahun lalu

Warga Labura Diduga Tewas Dianiaya, Keluarga Bawa Jenazah ke Polsek Minta Keadilan

57 tahun lalu

Geber Motor Saat Antar Jenazah Berujung Tawuran di Makassar

57 tahun lalu

Jenazah Harun Teknisi Helikopter PK-CFX yang Jatuh di Sekadau Dibawa ke Cimahi

57 tahun lalu

6 Jenazah dan 4 Korban Luka Kecelakaan Maut di Majalengka Dipulangkan ke Karawang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal