Cegah Banjir, Pemprov Jatim Harus Perbaiki Tanggul Rusak di Wilayah Jombang 

Ihya Ulumuddin
Anggota Fraksi PKB DPRD Jatim, Masduki, saat reses I 2021 di Kantor PCNU Kota Mojokerto. (istimewa).

Sedikitnya 1.748 kepala keluarga (KK) ikut terdampak akibat banjir itu. Kondisi paling parah terjadi di tiga dusun di Desa Gondangmanis. 

Selain banjir, sektor pertanian juga menjadi perhatian serius FPKB, terutama menyangkut kelangkaan pupuk bersubsidi dan harga jual padi pascapanen. "Perlu ada intervensi, sehingga petani tidak kesulitan mendapatkan pupuk saat memasuki masa tanam. Jangan sampai, lumbuang pangan Jatim terganggu hanya karena pupuk," ujarnya. 

Khusus mengenai harga jual padi pascapanen, Masduki berharap Pemprov Jatim bekerja sama dengan bulog untuk membeli gabah petani. "Atau Pemprov Jatim menyiapkan agen untuk memberli hasil panen petani dengan ketentuan harga tertentu, sehingga tidak merugikan petani. 

Usul ini disampaikan Masduki karena harga jual padi pascapanen selalu jatuh. Hasil tersebut tidak sebanding dengan biaya operasional selama proses tanam.   

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
27 hari lalu

22 Daerah di Jatim Tetapkan Status Darurat Kekeringan, Pemprov Cari Sumber Air Baru

1 bulan lalu

Kasus Keracunan MBG Meluas di Jatim, Pemprov Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan

1 bulan lalu

3 Orang Tewas saat Karvanal Sound Horeg, Pemprov Jatim Evaluasi Aturan Kegiatan

2 bulan lalu

Khofifah Bawa 65,5 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Dokter Spesialis Ikut Diterjunkan

2 bulan lalu

Banjir di Padang Meluas hingga Rendam 5 Kecamatan, BNPB Minta Warga Tetap Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal