Cegah Kekerasan, Bupati Malang Minta Pengawasan di Sekolah dan Pesantren Diperketat

Avirista Midaada
Bupati Malang Sanusi. (Foto: MPI/avirista midaada).

MALANG, iNews.id - Bupati Malang Sanusi menginstruksikan agar pengawasan lembaga pendidikan diperketat. Instruksi ini disampaikan menyusul kasus kekerasan di sekolah maupun pondok pesantren yang terjadi belakangan. 

"Sudah saya kumpulkan semua ponpes-ponpes dan pengasuh sebanyak 600. Kami lakukan pengawasan, jangan sampai terjadi kekerasan lagi," kata Bupati Malang Sanusi saat ditemui di acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Madrasah Diniyah di Ponpes An-Nur 2, Malang, Kamis (22/12/2022).

Pengawasan yang dimaksudkan Sanusi yakni dengan memperketat setiap pergerakan anak didik dan santri di lingkungan sekolah maupun ponpes. Hal ini demi mencegah kasus-kasus serupa baik bullying, kekerasan, dan pelecehan seksual di sekolah muncul.

"Pengawasan dari pondok untuk diperketat. Semuanya diperketat. Kalau pondok ini kewenangannya kemenag jadi kemenag saya minta ngawasin," ujarnya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
13 hari lalu

Hacker Peretas Ratusan Website Universitas hingga Perusahaan Ditangkap, Akses Data Dijual

21 hari lalu

Ponpes Bustanul Yaqin Padang Pariaman Terbakar, 6 Ruangan Hangus Dilalap Api!

23 hari lalu

Janda Lansia di Lampung Selatan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah

29 hari lalu

Kebakaran Rumpun Bambu Hebat di Ponorogo Merembet ke Pondok Pesantren, Warga Panik

1 bulan lalu

Kasus 4 Santri Terbakar di Lombok Tengah NTB, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal