Cegah Kekerasan, Bupati Malang Minta Pengawasan di Sekolah dan Pesantren Diperketat

Avirista Midaada
Bupati Malang Sanusi. (Foto: MPI/avirista midaada).

Diketahui, beberapa hari ini sejumlah kasus kekerasan dan bullying di sekolah di Kabupaten Malang bermunculan. Setelah pada November lalu seorang anak sekolah dasar di Kepanjen di-bully hingga koma, kini kekerasan kembali terjadi di Ponpes An-Nur 1 Malang. 

Pada peristiwa pengeroyokan santri Ponpes An-Nur 1 ini polisi telah menetapkan dua orang tersangka, yang semuanya santri Ponpes An-Nur 1 juga. Satu tersangka disebut masih berstatus anak di bawah umur, dan satu lagi berstatus telah dewasa.

Hal serupa juga terjadi di SMP Negeri 1 Pagelaran, yang menimpa bocah berinisial TG (14). Siswa kelas VIII SMP ini dibanting dan diinjak oleh teman-temannya. Akibatnya, dia mengalami luka di bagian kemaluan dan lebam di kedua paha akibat diinjak.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
14 hari lalu

Hacker Peretas Ratusan Website Universitas hingga Perusahaan Ditangkap, Akses Data Dijual

21 hari lalu

Ponpes Bustanul Yaqin Padang Pariaman Terbakar, 6 Ruangan Hangus Dilalap Api!

23 hari lalu

Janda Lansia di Lampung Selatan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah

29 hari lalu

Kebakaran Rumpun Bambu Hebat di Ponorogo Merembet ke Pondok Pesantren, Warga Panik

1 bulan lalu

Kasus 4 Santri Terbakar di Lombok Tengah NTB, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal