Cerita Para Petugas Krematorium, Tidur di Lokasi Pembakaran Jenazah sejak Pandemi

Ali Masduki
Petugas memasukkan jenazah Covid-19, di Krematorium Keputih, Surabaya, Sabtu (30/1/2021). (Foto: SINDONews/Ali Masduki)

"Bagi petugas di sini, jam kerja adalah haknya untuk bekerja dan mendapat gaji. Namun jika tugas malam, mereka bilang ke saya untuk amalnya," ujarnya.

Eko menjelaskan, Krematorium Keputih saat ini memiliki tiga tungku pembakaran. Jika ketiganya sudah penuh, maka proses kremasi sudah selesai. Sebelum Covid-19, kata dia, jadwal kremasi teratur yakni setiap pagi pukul 08.00 WIB, siang pukul 10.00 WIB dan pukul 13.00 WIB. 

"Kalau Covid kan mendadak, jadi kita bongkar yang kremasi tadi pagi, malamnya dipakai lagi sudah bisa," ucapnya.

Dia menegaskan, ritual kremasi berbeda dengan pemakaman pada umumnya. Kremasi membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga baik keluarga maupun rumah sakit harus berkoordinasi terlebih dahulu sebelum mengirim jenazah.

"Proses pembakaran jenazah ditempat ini memang hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam dengan suhu di atas 2.000 derajat. Hanya saja untuk proses pengambilan tulang dan abu pascapembakaran dari tungku harus menunggu hingga dingin. Jika jenazah dibakar sore, maka baru bisa diambil pagi harinya," katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
7 hari lalu

Terungkap Motif Teror Molotov 2 Pos Polisi di Surabaya, Pelaku Sakit Hati Ditilang

8 hari lalu

Pelaku Teror Molotov 2 Pos Polisi di Surabaya Ditangkap

25 hari lalu

Massa PSHT Kepung Polrestabes Surabaya, Desak Seluruh Debt Collector Ditangkap!

1 bulan lalu

Kecelakaan di Jalan Ahmad Yani Surabaya, 2 Truk Tabrakan hingga Ringsek

2 bulan lalu

Mahasiswa dan Pemuda Demo di Surabaya, Tolak Kenaikan Harga BBM dan Liberalisasi Energi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal