Covid-19 Meningkat, Pemprov Jatim Berlakukan PPKM Mikro secara Ketat 

Lukman Hakim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Panglima TNI saat meninjau posko PPKM mikro beberpa waktu lalu. (antara).

"Ndak, ndak (tidak lockdown," kata Khofifah, Selasa (22/6/2021).

Khofifah mengatakan, bila ada sebuah klaster di sebuah daerah, maka akan dilakukan mikro lockdown. "Kalau PPKM pengetatan itu berarti di titik yang terkonfirmasi zona Covid-19 oranye dan merah," ujarnya.

Menurut Khofifah, PPKM mikro telah diterapkan di seluruh 38 kabupaten/kota di Jatim. "Jadi, semua menerapkan PPKM. Sekarang penegakkan PPKM di masing-masing daerah. Kalau ada pengetatan, ada jam malam, nah penegakannya di kabupaten/kota. Kita juga selalu koordinasi terus dengan 38 kabupaten/kota," katanya. 

Data data dari laman infocovid19.jatimprov.go.id juga menunjukkan, Case Recovery Rate di Jatim mencapai 89,48 persen dan Case Fatality Rate 7,41 persen. Pasien bergerjala bergejala sebanyak 79.593 kasus dan tanpa gejala 85.420 kasus. Sementara yang meninggal karena Covid-19 sebanyak 10.728 kasus dan meninggal karena penyakit lain dan positif Covid-19 sebanyak 1.503 kasus. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
6 hari lalu

Miris! Keluarga Tukang Becak di Tuban Masuk Desil 6, Bantuan Sosial Terancam Hilang

6 hari lalu

Kebakaran Rumah di Surabaya, 2 Bocah Kakak Adik Tewas dalam Kamar Diduga Terkunci

8 hari lalu

Krisis Air Bersih Landa Lumajang, 14.809 Warga dari 12 Kecamatan Terdampak

8 hari lalu

Kronologi Mobil Travel Tabrak Truk Tewaskan 4 Penumpang di Tol Jombang, Sopir Diduga Mengantuk

9 hari lalu

Aktivitas Gunung Semeru Meningkat, Terekam 32 Letusan dalam Sehari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal