DPRD Minta Pemprov Jatim Tak Buru-Buru Terapkan Skenario New Normal

Ihya Ulumuddin
Ilustrasi new normal (Foto: Okezone)

“Kalau new normal yang sesungguhnya itu ya semua fasilitas kesehatan minimal menyediakan 150 persen dari kemampuan normal. Ini semua kan serba terbatas, jadi saya kira masih jauh dari normal,” ujarnya.

Sadad juga berharap agar Pemprov Jatim bertindak cepat untuk menurunkan angka penularan Covid-19. Pasalnya, masyarakat sudah telanjur menggantungkan kepercayaan mereka kepada pemerintah untuk keluar dari pandemi Covid-19.

“Sekarang ini ibaratnya semua warga sudah menaruh harapan dan kepercayaan, tetapi sekarang mau dibawa ke mana nasib mereka kalau semakin hari tidak kunjung membaik. Masyarakat di bawah juga sudah lelah,” katanya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
6 hari lalu

Ancaman PHK Hantui 4.400 Pekerja Jatim, 2.500 Berasal dari Satu Pabrik

1 bulan lalu

Pemprov Jatim Kecewa Grahadi Kembali Dirusak Massa Demo usai Direnovasi

1 bulan lalu

Penipuan UMKM Fiktif di Malang, 2 Pria Ngaku Utusan Pemprov Jatim Ditangkap

3 bulan lalu

Kadis ESDM Jatim Ditahan Kasus Pungli Izin Tambang, Ini Reaksi Khofifah

4 bulan lalu

Tangis Ibu Korban Peluru Nyasar Marinir Pecah di DPRD Jatim, Minta Keadilan untuk Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal