Emak-Emak Demo Protes Harga Sembako Mahal di DPRD Malang, Pukul Panci hingga Wajan

Avirista Midaada
Aksi demonstrasi massa yang didominasi emak-emak di depan Kantor DPRD Kota Malang. (Avirista Midaada / MPI)

Dia juga menyoroti bagaimana pelanggaran pemilu dan berdemokrasi terpampang nyata di depan mata. Tapi lembaga-lembaga negara yang muncul dari proses reformasi, seolah-olah tak berdaya dikendalikan penguasa yakni Presiden Joko Widodo.

"Rasanya sakit orang seperti saya, melihat demokrasi dibuat mainan, termasuk KPK, termasuk KPU, termasuk Bawaslu dibuat mainan saja," katanya.

Bahkan parahnya, kelahiran Mahkamah Konstitusi (MK) yang hadir dari semangat reformasi itu pun dijadikan ajang permainan elite politik untuk menguntungkan salah satu pasangan. Buktinya dengan mengubah aturan perundang-undangan pemilu demi memuluskan anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden (Cawapres) dampingi Prabowo Subianto.

"Mahkamah Konstitusi sekarang sudah dijadikan mainan, diobok-obok dan diubah aturan mainnya. Pemilu 2024 yang damai tapi rusak, rusaknya bukan dari coblosan tapi dimulai dari MK," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
7 hari lalu

Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Ratusan Mahasiswa di Malang Suarakan 7 Tuntutan

22 hari lalu

3 Bulan Krisis Air Bersih, Warga Sambau Batam Blokade Jalan Nongsa Digital Park

23 hari lalu

Viral Pertengkaran Emak-Emak di Bangkalan Berujung Penganiayaan di Depan Anak

26 hari lalu

Anak Kena ISPA gegara Kabut Asap, Emak-Emak di Palangka Raya Ikut Terjun Padamkan Karhutla

2 bulan lalu

Kecelakaan di Pasuruan, Pemotor Emak-Emak Kritis usai Dihantam Dump Truk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal