Erupsi Gunung Bromo, Masyarakat Sempat Panik

Aditya Pratama
Kondisi pantauan cuaca Gunung Bromo sehari pascaerupsi pada Sabtu (20/7/2019) pagi ini. (Foto: Magma Indonesia)

"Kejadian banjir diakibatkan karena hujan yang terjadi di sekitar Kaldera Tengger dan puncak Gunung Bromo bersamaan dengan kejadian erupsi yang menghasilkan abu vulkanik," ujarnya, Sabtu (20/7/2019).

Dia menyebutkan, morfologi kaldera Tengger merupakan topografi rendah yang dikelilingi perbukitan sehingga jika terjadi hujan, aliran air akan bergerak ke arah dasar kaldera. Endapan batuan di sekitar perbukitan Kaldera Tengger dan puncak Gunung Bromo umumnya terdiri atas produk jatuhan yang bersifat lepas sehingga akan mudah tergerus air hujan.

Data PVMBG, pemantauan pada 1 hingga 18 Juli 2019, kondisi cuaca di sekitar Gunung Bromo cerah, berawan hingga mendung. Namun pada 19 Juli 2019, pukul 16.43 WIB PVMBG mencatat satu kali hujan gerimis.

"Curah hujan tercatat di Pos PGA Bromo sebesar 0.4 mm. Aliran banjir berasal dari sisi barat dari lereng Gunung Bromo memutari Gunung Batok ke arah barat. Getaran banjir terekam di seismograph dengan amplitudo maksimum 1 mm dan lama gempa 3 menit 20 detik," katanya.

Diketahui, erupsi Gunung Bromo terjadi Jumat (19/7/2019) pukul 16:37 WIB. Saat erupsi tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 37 mm dan durasi sekitar 7 menit 14 detik.

Berdasarkan catatan sejarah, letusan atau peningkatan kegiatan vulkanik Gunung Bromo mulai tercatat sejak tahun 1804. Dilihat dari periode letusan, erupsi dapat berlangsung pendek maupun panjang. Periode pendek terjadi pada durasi beberapa hari saja, seperti pada 12-14 Juni 1860, sedangkan periode terpanjang yaitu 16 tahun.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Meletus, Semburkan Abu Vulkanis Tebal Setinggi 400 Meter

1 hari lalu

Gunung Ibu Erupsi, Muntahkan Kolom Abu Setinggi 800 Meter ke Langit Halmahera Barat

2 hari lalu

Gunung Semeru Meletus Pagi Ini, Kolom Abu Membubung Setinggi 800 Meter ke Langit

3 hari lalu

BNPB: Kekeringan Landa Klaten Jateng Berdampak ke 12.946 Warga

3 hari lalu

Update Korban Gempa NTT, Pengungsi Bertambah jadi 82.691 Jiwa, 72 Meninggal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal