Faktor Penyebab Ngemis Online Viral, Kemajuan Teknologi hingga Budaya Menolong

Tika Vidya Utami
Salah satu tim kreator akun TikTok Sadam Husen (kiri) mengaku dapat Rp50 juta dari live TikTok (Foto: iNews/Ema Widiawati)

JAKARTA, iNews.id - Faktor penyebabngemis onlineviral di media sosial cukup beragam. Sejumlah hal melatarbelakangi fenomena tersebut hingga menjadi perbincangan publik.

Sejumlah pemilik akun TikTok mengeksploitasi kemalangan guna mendapat saweran digital berupa gift yang tersedia di aplikasi tersebut. Salah satu konten kreator di TikTok dengan akun TM Mud Bath menayangkan live streaming seorang perempuan tua di kolam buatan. 

Apabila ada yang saweran secara digital, maka perempuan tersebut akan mengguyurkan air ke tubuhnya. Fenomena tersebut tidak hanya dilakukan satu orang tetapi sejumlah orang. Bahkan fenomena ngemis online ini melibatkan banyak lansia (lanjut usia).

Dilansir dari berbagai sumber, konten viral dapat diperoleh dengan beberapa cara, di antaranya konten lucu, kontroversi, hingga menyentuh emosional. Karakter tersebut setidaknya menjelaskan fenomena ngemis online dengan cara mengguyurkan air ke tubuh dan mandi lumpur dapat viral.

Bahkan aksi itu dilakukan dalam rentang waktu yang panjang yaitu dari pagi hingga malam hari, hingga lansia tersebut tampak menggigil kedinginan. Para penonton yang merasa iba kemudian memberikan gift. 

Gift yang terkumpul di aplikasi itu lalu dikonversikan dalam bentuk uang. Duit tersebut lantas menjadi penghasilan bagi lansia yang mandi lumpur dan konten kreator.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan, sudah ada 52 konten ngemis online yang diblokir. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan menyebut, konten ngemis online yang diblokir itu tidak hanya konten mandi lumpur saja, melainkan semua konten yang berkaitan dengan mengeksploitasi lansia, anak-anak, serta difabel. 

Seiring dengan itu, Semuel juga mengimbau para konten kreator untuk mengembangkan kreativitas tanpa harus mengeksploitasi orang. Video yang menampilkan kemalangan tidak pantas untuk menjadi bahan tontonan, terlebih dijadikan sumber pendapatan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
2 hari lalu

Viral! Pengamen di Cirebon Diduga Paksa Minta Uang kepada Pengunjung Berujung Perkelahian

2 hari lalu

Viral! Duel Siswi SMPN 7 Jember, Saling Jambak hingga Gelut di Tanah

2 hari lalu

Viral! Warga Bandung Keluhkan Kegaduhan Aktivitas di Lapangan Padel, Satpol PP Tegur Pengelola

5 hari lalu

Pengamen Manusia Silver Tewas Dibunuh Teman di Probolinggo, 2 Pelaku Ditangkap di Kediri

8 hari lalu

Viral! Truk Ugal-ugalan Bergoyang di Jembatan Suramadu, Polisi Buru Sopir dan Perekam Video

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal