Gubernur Daendels, Pejabat Belanda yang Pangkas Birokrasi dan Berantas Praktik Korupsi

Avirista Midaada
Herman Willem Daendels (Okezone)

Bahkan pada 18 Agustus 1808 konon Daendels membagi Pulau Jawa ke dalam lima prefektorat dan 38 kabupaten. Semua pejabat menerima pangkat militer dan gaji memadai. Hadiah suap - suap dari bupati + bupati dan raja Jawa, keuntungan istimewa, dan penyalahgunaan jabatan harus dihentikan.

Di sisi lain kedatangan Daendels, memunculkan stigma diktator padanya. Meski mencapai banyak hasil positif, tapi justru mendatangkan kebencian pada banyak orang yang memiliki kepentingan. 

Dirinya pun juga mengangkat semua bupati Jawa menjadi pejabat pemerintah Belanda. Hal ini disebut Daendels untuk melindungi para bupati dari beban pemerasan dan perlakuan menghinakan dari pejabat Eropa. 

Namun sayang Daendels juga memiliki kelemahan. Dia yang datang menjadi pejabat baru sebenarnya memerlukan dukungan dari pemimpin - pemimpin Jawa.

Tapi dia dengan mudah ditipu oleh sikap menyerah yang diperagakan para pejabat Jawa yang ditemuinya. Ia meyakini bahwa metodenya dalam menangani penguasa setempat sudah tepat.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
1 bulan lalu

3 Kasus Dugaan Korupsi Dibongkar Polda Lampung, Kerugian Negara Rp14,16 Miliar

1 bulan lalu

Massa Pro dan Kontra Sudewo Bentrok di Tipikor Semarang, Polisi Turun Tangan

1 bulan lalu

Eks Kadis Perkimtan Palembang Agus Rizal Divonis 1 Tahun 4 Bulan karena Korupsi Rp1,6 Miliar

1 bulan lalu

Ketua DPRD Pati Murka Banyak Pejabat hingga Camat Tak Hadiri Rapat Paripurna

2 bulan lalu

Polda Kaltim Geledah BPKAD Kukar, Dalami Dugaan Korupsi Honor Non-ASN Rp36,7 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal