"Sampai saat ini masih flutuatif, sedangkan jeda letusan makin panjang sehingga bisa dipastikan ada pengumpulan tenaga atau pun daya," ujar Sugiono.
Selain itu, berdasarkan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun dalam radius 13 kilometer. Larangan ini diberlakukan menyusul status Gunung Semeru yang masih berada pada Level III atau Siaga.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi awan panas guguran, guguran lava, dan aliran lahar, terutama saat hujan turun di kawasan puncak.