Gus Ipul Sesalkan Penghadangan Kiai Ma'ruf Amin di Pamekasan

Kastolani Marzuki
Ketua PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul). (Foto: Dok.iNews.id)

“Ada sesuatu yang lebih besar yang harus dipikirkan bersama pasca (Pemilu) 17 April. Siapa pun presidennya, rakyat ini harus sejahtera dan Indonesia menjadi semakin kuat. Itulah hal yang harus dijaga bersama-sama,” kata dia.

Gus Ipul masih yakin, aksi penolakan terhadap Cawapres Ma'ruf Amin bukanlah karakter asli masyarakat Madura.

Masyarakat Madura, selama ini punya tradisi kuat menghormati tamu. Bisa dilihat kalau ada tamu pasti orang madura akan membersihkan rumah, bahkan ada juga yang sampai mengecat rumah.

“Lebih-lebih jika tamunya adalah seorang ulama. Maka itu, ini (kejadian di Pamekasan) aneh, bukan karakter Madura. Mungkin ada kesalahpahaman, atau terprovokasi, ini bukan asli Madura," kata Gus Ipul.

Diketahui, pada Senin (1/4/2019), beberapa orang yang mengenakan atribut bergambar Prabowo-Sandi mencoba menghadang kedatangan Ma'ruf Amin yang rencannya menghadiri haul dan berziarah ke Makam Kiai Suhro di Pamekasan.

Massa menghadang dengan terus meneriakkan "Prabowo! Prabowo! Prabowo!" dan membentangkan aneka poster bergambar Prabowo-Sandi.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
18 hari lalu

17 Kuda Pacu Ikut Terbakar di KM Mutiara Sentosa, Harga per Ekor Rp60-100 Juta

31 hari lalu

Muktamar ke-35 NU, Menteri Agama hingga Tokoh Pesantren Ramaikan Bursa Ketum PBNU

3 bulan lalu

Identitas Pedagang Cilok Ditemukan Tewas di Kontrakan Cikupa, Perantau asal Madura

3 bulan lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

4 bulan lalu

Emosi saat Bercanda, Pria di Sampang Madura Pukul Tetangga Pakai Cobek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal