Heboh Pengobatan Gus Samsudin, MUI Jatim: Kalau Panggil Jin Ada Unsur Syirik

Lukman Hakim
Logo MUI.

SURABAYA iNews.id - Pengobatan alternatif Samsudin Jadab alias Gus Samsudin di Blitar disebut sebagai penipuan. MUI Jawa Timur (Jatim) mengomentari pengobatan yang disebut menggunakan jasa dukun ini.

"Ketika melakukan pengobatan, caranya apakah menggunakan media yang diharamkan atau tidak. Kalau melanggar syariat, misal memanggil jin tentunya tidak boleh karena ada unsur syirik," kata Sekretaris MUI Jatim, Solihin, Jumat (5/8/2022).

Solihin melanjutkan, pengguna jasa pengobatan ini harus tahu apakah obat yang dipakai penyembuhan halal atau haram. Kemudian dalam praktiknya apakah dengan cara-cara yang melanggar kesusilaan atau tidak. Jika melanggar kesusilaan bisa disebut haram. 

"Obatnya juga harus tahu dari mana dulu. Yang halal atau haram," katanya. 

Menurutnya jika pengobatan itu menggunakan unsur sihir atau bahkan penipuan maka pengobatan itu tidak dianjurkan atau haram. 

"Apa pun bentuknya metode pengobatan kalau menggunakan cara-cara yang tidak diperbolehkan dan mengandung unsur penipuan itu jelas tidak boleh," tuturnya. 

Pengobatan alternaitf Gus Samsudin viral setelah pesulap merah Marcel Radhival mendatangi Padepokan Nur Dzat Sejati miliknya di Blitar dan menantang untuk membuktikan kesaktian spiritualnya.

Ratusan warga berunjuk rasa menuntut penutupan padepokan itu karena menuding Gus Samsudin melakukan penipuan bermodus pengobatan.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
13 jam lalu

Viral Panggung Event Drag Bike di Bondowoso Ambruk, Tamu Undangan Berjatuhan

2 hari lalu

BPJPH: Sertifikasi Halal Bukan Sekadar Agama, tapi Pendorong Ekonomi Daerah dan PAD

2 hari lalu

Bukan Sekadar Label, Sertifikasi Halal UMKM Bisa Dongkrak Ekonomi Daerah

3 hari lalu

Bakar Daun Kering di Kebun, Kakek di Blitar Tewas Terjebak Kobaran Api

4 hari lalu

PNM Bersama Kementerian UMKM Luncurkan Program Laksmi, Perkuat Sinergi Pemberdayaan Usaha Mikro Perempuan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal