Hubungan Mesra Kerajaan Sunda dan Majapahit sebelum Meletusnya Perang Bubat

Avirista Midaada
Perang bubat antara Majapahit dan Sunda (foto: ayobuatsejarahblogspot)

Menurut naskah Babad Tanah Jawa, Nararya Sanggramawijaya atau Jaka Sesuruh adalah penerus sah takhta Sunda. Namun, dia menolak menjadi raja di tanah kelahirannya dan memilih membangun kerajaan baru, yaitu Majapahit.

Keputusan itu menunjukkan bahwa hubungan antara Sunda dan Majapahit dibangun atas dasar saling percaya.

Ekspedisi Pamalayu yang dilakukan Kertanagara juga memperkuat hubungan antar-kerajaan. Dia mengirim Patung Amoghapasa ke Raja Dharmasraya, dan sebagai balasan, Dharmasraya mengirim dua putri: Dara Jingga dan Dara Petak.

Dara Petak dinikahkan dengan Nararya Sanggramawijaya sehingga menyatukan Sunda, Singhasari dan Dharmasraya dalam satu garis kekeluargaan.

Sebelum terjadinya Perang Bubat, hubungan Kerajaan Sunda dan Majapahit sangat mesra dan saling terkait. Ikatan darah dan pernikahan menunjukkan bahwa kedua kerajaan besar ini pernah bersatu dalam visi kebesaran Nusantara. Sayangnya, kisah harmonis ini berubah menjadi tragedi saat konflik di Bubat tak bisa dihindari.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh! Warga Jombang Temukan Sumur Kuno Peninggalan Majapahit saat Gali Makam

57 tahun lalu

Bukan Pemimpin Biasa! Hayam Wuruk Raja Majapahit Dinilai Suci dan Titisan Dewa

57 tahun lalu

Misteri Desa Kamalasana, Tempat Sunyi Lahirnya Nagarakretagama Catatan Sejarah Majapahit

57 tahun lalu

Terungkap! Bangunan Suci Majapahit yang Hilang Dicatat Lengkap dalam Nagarakretagama

57 tahun lalu

Gajah Mada Lengser, Kerajaan Majapahit Butuh 6 Pejabat Baru untuk Isi Kekosongan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal