Hukum Siswa Tak Salat Subuh, Guru Honorer SMP di Malang Ditetapkan Tersangka

Avirista Midaada
Guru honorer SMP swasta di Kabupaten Malang ditetapkan sebagai tersangka usai menampar siswanya karena tidak salat subuh. (Foto: Avirista Midaada).

Dia menjelaskan, kliennya dinyatakan bersalah usai menampar atau memukul siswanya. Dugaannya, sang siswa ini tidak salat subuh, saat pembelajaran Agama Islam.

"Pak Rupian ini rutin sebelum memulai pelajaran rutin menanyakan kepada siswanya tentang siapa hari Jumat kemarin salat semua atau tidak, terus kedua menanyakan salat subuh semua, semua menjawab sudah, tapi tiga anak ini menjawab tidak salat subuh, termasuk si pelapor (berinisial DP)," ucapnya.

Saat itu diduga, DP sempat muncul kata-kata kotor umpatan di hadapan sang guru ketika akan diminta maju ke depan kelas. Pihak tim penasihat hukum, juga masih fokus melakukan kajian terhadap penetapan tersangka darı Satreskrim Polres Malang, termasuk mengkaji keterangan darı pelapor dalam hal ini siswa berinisial DP dan satu temannya.

"Kita juga sudah melakukan kajian berkaitan dengan hasil penyelidikan oleh pihak Polres (alasan jadi tersangka) Bahwasannya sudah memenuhi unsur dan hasil visumnya ada bekas memar, karena memang di mulut sangat sensitif, masih ada bekas memarnya masih ada bekas," ucapnya.

Pada kesempatan terpisah, KBO Satreskrim Polres Malang Ipda Dicka Ermantara menyampaikan, sejauh ini masih melakukan pengembangan dan berupaya melakukan tindakan restoratif justice (RJ). Pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang, serta pihak terkait.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
9 jam lalu

152 Siswa SMP di Tana Toraja Diduga Keracunan MBG, Dilarikan ke 3 Rumah Sakit

21 hari lalu

Viral Guru Honorer di Labura Ditahan gegara Ambil Permen dalam Rok Siswi, kok Bisa?

24 hari lalu

Kuningan Geger! Anak Tega Bunuh Ibu Kandung lalu Buang Mayat ke Sumur

31 hari lalu

Siswa SMP Meninggal Diduga Korban Bullying saat MPLS di Pemalang, Keluarga Minta Keadilan

31 hari lalu

Tragis! Siswa SMPN 4 Randudongkal Pemalang Meninggal, Diduga Korban Bullying saat MOS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal