Jambret Sadis Tewaskan ASN di Surabaya Ditangkap, Ternyata Komplotan Pasutri

iNews TV
Pasutri komplotan jambret sadis yang menewaskan ASN perempuan di Kota Surabaya ditangkap. (Foto: iNews)

SURABAYA, iNews.id – Tim Jatanras Polrestabes Surabaya menangkap komplotan jambret sadis yang menewaskan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan di Kota Surabaya, Jawa Timur. Setelah buron selama satu bulan, sang eksekutor ambruk setelah kakinya ditembus timah panas petugas karena nekat melawan saat ditangkap. 

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menangkap tiga orang. Komplotan ini ternyata masih satu keluarga, bahkan melibatkan pasangan suami istri (pasutri). 

Pelaku utama sekaligus eksekutor berinisial N (22), warga Dupak Bandarejo, Surabaya, terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur oleh petugas. N mencoba melawan dan kabur saat disergap di tempat persembunyiannya. 

Kini, N bersama dua pelaku lain yang merupakan pasutri telah dijebloskan ke sel tahanan Polrestabes Surabaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatan keji mereka. 

Tragedi memilukan ini terjadi di Jalan Kusuma Bangsa, Surabaya, tepat di depan pintu keluar sisi utara-timur mal Grand City. Korban, seorang perempuan berinisial W, saat itu tengah mengendarai sepeda motor seorang diri. 

Tanpa disadari, korban dibuntuti oleh dua pelaku yang berboncengan. Setibanya di lokasi yang dirasa sepi, pelaku langsung memepet motor korban dan menarik tas miliknya secara paksa. 

"Para pelaku ini bermodus berkeliling kota menggunakan sepeda motor untuk mencari pengendara, khususnya perempuan, yang melintas sendirian. Sasaran utama mereka adalah tas dan barang berharga," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, Senin (6/7/2026). 

Dari penangkapan komplotan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti krusial mulai dari rekaman CCTV di lokasi kejadian, tas milik korban, kartu identitas, kartu ATM, hingga pakaian yang dikenakan pelaku saat beraksi. 

Kepergian W menyisakan duka mendalam dan pukulan telak bagi pihak keluarga. Kakak korban, Isnaini, tak kuasa menahan kesedihan mengingat adiknya adalah sosok harapan dan tumpuan hidup keluarga.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Jambret Beraksi di Belasan Lokasi Tulungagung Ditangkap, 1 Ditembak

57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Kebakaran 2 Gudang Mebel di Surabaya, 22 Mobil Pemadam Dikerahkan

57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan Beruntun Tewaskan 2 Orang di Akses Suramadu, Bus Tabrak 4 Kendaraan

57 tahun lalu

Tahlilan 7 Hari ASN Bangkalan Tewas di Mobil Dinas, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal