Dukungan penuh diberikan Kolonel Marinir Herry Djuhaeri dan istri kepada putranya tersebut. Pendampingan mulai dari persiapan tes baik fisik, mental dan minat, saat pelaksanaan tes, hingga dinyatakan lulus dan dinobatkan sebagai lulusan terbaik.
“Keberhasilan anak pertama, memberikan rangsangan khusus kepada anak yang kedua, sehingga saat anak kedua berkeinginan untuk menjadi Taruna, tidak terlalu sulit untuk mengarahkannya. Dengan persiapan yang matang, akhirnya anak kedua siap untuk mengikuti pendidikan tanpa mengalami kesulitan”, kata alumni Lemhannas di Inggris ini.
Dia mengatakan, yang terpenting dari semuanya adalah peran seorang ibu yang melahirkan, membesarkan dan mendidik putra/putrinya dari bayi hingga dewasa. Hal ini lantaran dirinya sangat jarang bisa berada di tengah-tengah keluarga karena penugasannya sebagai prajurit TNI AL.
“Peran ibu sangat penting dalam mencetak perilaku, akidah, religi, budi pekerti, sopan santun, saling menghormati sehingga sejak anak-anak mereka sudah memiliki karakter yang baik”, katanya.