Kasus Kematian karena Covid-19 Meningkat, Perajin Peti Mati di Surabaya Kebanjiran Order

Ali Masduki
Pekerja menyelesaikan pembuatan peti mati khusus jenazah Covid-19 di kawasan Menur Surabaya, Selasa (19/1/2021). (Foto: SINDONews/Ali Masduki)

Meskipun pesanan tidak pernah sepi, Sutrisno mengaku tidak pernah menaikkan harga jual. Apalagi, membuat peti bukan usaha utamanya. Dia hanya ingin membantu sesama dan memberikan pekerjaan bagi para tukang.

"Usaha saya yang utama itu perkayuan seperti membuat kusen, pintu dan sejenisnya. Kalau peti ini saya niatkan untuk sosial saja," tuturnya.

Lantas berapa harga peti mati dari perajin? Sutrisno menyebut angka yang cukup mengagetkan. Harganya jauh lebih lebih murah dari harga yang dipatok oleh rumah sakit pada umumnya.

"Semoga wabah Covid-19 ini segera hilang," ujarnya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
1 bulan lalu

2 Bangunan Usaha di Surabaya Hangus Terbakar, Kerugian hingga Rp1 Miliar

2 bulan lalu

Terungkap Motif Teror Molotov 2 Pos Polisi di Surabaya, Pelaku Sakit Hati Ditilang

2 bulan lalu

Pelaku Teror Molotov 2 Pos Polisi di Surabaya Ditangkap

2 bulan lalu

Massa PSHT Kepung Polrestabes Surabaya, Desak Seluruh Debt Collector Ditangkap!

3 bulan lalu

Kecelakaan di Jalan Ahmad Yani Surabaya, 2 Truk Tabrakan hingga Ringsek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal