Kasus Mutilasi di Malang, Korban Dipotong Jadi 9 Bagian

Deni Irwansyah
Polisi mengungkap kasus pembunuhan disertai mutilasi di Malang, Jawa Timur yang melibatkan tukang pijat. (Foto: Deni Irwansyah

MALANG, iNews.id - Polisi mengungkap kasus pembunuhan disertai mutilasi di Malang, Jawa Timur. Pelaku yang merupakan tukang pijat itu memutilasi korbannya menjadi sembilan bagian.

Hasil pemeriksaan polisi, pelaku dan korban saling mengenal melalui aplikasi media sosial. Melalui aplikasi tersebut, pelaku menyampaikan bisa melakukan guna-guna atau lintrik. 

"Pelaku mengiklankan bahwa dia adalah seseorang yang memiliki ilmu untuk melakukan guna-guna atau pelet," ujar Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto di Mapolres Malang Kota, Senin (8/1/2024).

Dia mengungkapkan, korban kemudian tertarik untuk menggunakan jasa korban untuk mengguna-guna orang lain. Namun, pelaku kembali menemui korban karena guna-guna tersebut tidak berhasil.

"Korban kemudian tersinggung hingga cekcok mulut lalu sempat terjadi adu fisik kemudian pelaku mengambil celurit yang ada di bawah meja dan dibacokkan dua kali ke leher korban hingga roboh," ucapnya.

Pada keesokan harinya, kata dia pelaku membeli peralatan untuk memotong-motong tubuh korban. Jasad korban, kata dia dipotong menjadi sembilan bagian.

"Dipisahkan menjadi tiga ikantong kresek. Yang dua kantong kresek berikut pakaian yang digunakan kantong korban dan alat-alat yang digunakan untuk memotong-motong korban dibuang di Sungai Bangu," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Ungkap Penggelapan Kendaraan di Jombang dengan Modus Tukang Pijat, 4 Motor Diamankan

57 tahun lalu

Duka Kloter 12 Malang, 2 Jemaah Haji Meninggal Dunia di Pesawat dan Bus

57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Tangis Ibu Korban Pecah Dengar Wanda Divonis Hukuman Mati, Wenni: Terima Kasih Pak Hakim

57 tahun lalu

Tok! Hakim Vonis Mati Terdakwa Pembunuhan Berantai dan Mutilasi di Padang Pariaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal