Petugas gabungan berjibaku memadamkan api yang membakar material kayu dan bagian bangunan pabrik. Setelah sekitar lima jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan.
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Pasuruan, Abang Sururin menjelaskan, dugaan awal kebakaran berasal dari percikan api pada mesin oven kayu.
"Penyebabnya diperkirakan dari oven kayu. Jadi ada percikan di mesin oven lalu kena blower laliu membesar," ujar Abang Sururin.
Petugas masih melakukan penanganan dan pendataan di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. Sementara itu, total kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp5 miliar.