Kecam Perilaku Gus Elham, Rais Aam PBNU Minta Polisi Ambil Langkah Hukum

iNews Network
Gus Elham Yahya meminta maaf dan bertekad akan menyampaikan dakwah lebih bijak dan berakhlak. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar meminta polisi segera mengambil langkah hukum terkait perilaku pendakwah Muhammad Elham Yahya Al-Maliki atau Gus Elham Yahya yang viral di media sosial. Dalam rekaman video, Gus Elham terlihat mencium pipi anak perempuan di sebuah acara pengajian.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Miftachus Sunnah Surabaya itu menilai perilaku mencium anak kecil tersebut tidak sesuai dengan nilai dakwah dan tidak dapat dibenarkan.

Kiai Miftach memastikan organisasi secara tegas mengecam tindakan tersebut. Meski begitu, dia menegaskan kewenangan pemberian sanksi berada pada aparat penegak hukum. Menurutnya, aparat harus proaktif menindak kasus seperti ini. “Pihak berwajib juga harus menjemput bola,” katanya dikutip dari iNews Surabaya, Jumat (14/11/2025).

Terkait hal tersebut, Rais Aam PBNU ini menilai perilaku dai muda asal Kediri, Jawa Timur ini melanggar nilai-nilai dakwah dan bertentangan dengan ajaran Islam.

“Dakwah macam apa kalau seperti itu kelakuannya. Masa anak kecil dicium-cium begitu. Tidak boleh muncul lagi. Bila perlu diberi sanksi biar jera,” ujarnya. 

Sebelumnya, Gus Elham telah menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada masyarakat setelah video dirinya mencium anak kecil viral dan menimbulkan kegaduhan publik.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rais Aam PBNU Geram Kelakuan Gus Elham: Bila Perlu Diberi Sanksi Biar Jera!

57 tahun lalu

Akui Khilaf, Gus Elham Janji Sampaikan Dakwah Lebih Berakhlak dan Bijak

57 tahun lalu

Duduk Perkara Lansia di Sragen Dituduh Minta Tebusan usai Temukan Dompet, Berujung Damai

57 tahun lalu

Viral Lansia di Sragen Diduga Minta Tebusan usai Temukan Dompet, Begini Faktanya

57 tahun lalu

Viral Pimpinan Ponpes di Kuningan Dapat Kado Istri Muda di Hari Jadi Pernikahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal