TUBAN, iNews.id – Kecelakaan maut melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalur Pantura Tuban-Surabaya, Desa Penidon, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (7/7/2026). Kejadian itu mengakibatkan satu orang tewas di lokasi kejadian karena luka parah.
Korban tewas Tasiran (51), warga Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, Tuban. Saat kejadian, korban tengah mengendarai sepeda motor Honda Supra dengan nomor polisi S 5368 IU.
Sedangkan pengendara lain, Fuad Anshori Khafid, warga Desa Trantang, Kecamatan Kerek, Tuban, pengendara Honda Vario bernopol S 5061 LA, mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Ipda Rizky Dwi P menjelaskan, kecelakaan maut ini bermula ketika kedua kendaraan tersebut melaju searah dari arah timur menuju ke barat.
Nahas, saat tiba di lokasi kejadian, pengendara Honda Supra diduga kurang berkonsentrasi dan tiba-tiba langsung memotong jalur berbelok ke arah kanan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengendara Honda Vario yang berada tepat di belakangnya tidak sempat mengerem dan langsung menghantam korban dengan keras.
"Ada keterangan saksi bahwasanya kendaraan roda dua Supra tiba-tiba berbelok ke kanan dan langsung ditabrak dari belakang oleh Vario," ujar Ipda Rizky Dwi P.
Benturan keras tersebut membuat kedua pengendara terlempar ke aspal. Tasiran seketika mengembuskan napas terakhirnya di tempat kejadian perkara (TKP) akibat mengalami cedera parah di bagian kepala. Pihak kepolisian menyayangkan korban berkendara tanpa alat pengaman yang standar.
"Untuk kondisi korban, meninggal di TKP tanpa memakai helm. Sementara korban satunya (pengendara Vario) masih dilakukan perawatan medis di rumah sakit," kata Ipda Rizky.