Benturan keras membuat bagian depan pikap ringsek parah. Salah satu penumpang, MH, bahkan terlempar ke depan hingga terjepit di antara kedua kendaraan dan meninggal dunia.
Sementara itu, pengemudi dan seorang penumpang lainnya mengalami luka-luka sebelum berhasil dievakuasi.
Penyebab pasti kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, pengemudi pikap kurang fokus sehingga tidak menyadari keberadaan truk yang berhenti di tepi jalan.
Minimnya penerangan di sekitar lokasi juga menjadi salah satu kondisi yang perlu diperhatikan dalam penyelidikan.
“Akibat peristiwa tersebut, satu orang penumpang pikap meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka-luka. Saat ini, kasusnya masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan,” katanya.