Keluarga Siswa Penganiaya Guru hingga Tewas di Sampang Minta Maaf

Dedy Priyanto
Keluarga siswa penganiaya guru menyampaikan permohonan maaf. (Foto: iNews/Dedy Priyanto)


Mukhlis mengatakan, keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwajib. Keluarga juga sangat kooperatif dalam penanganan kasus yang menggegerkan masyarakat Indonesia itu. Saat mengetahui berita mengenai guru SMAN 1 Torjun yang meninggal karena dianiaya MHI, keluarga langsung mengantarkan MHI ke Mapolres Sampang.

“Jadi, saudara saya itu bukan dijemput oleh petugas polisi. Tapi karena saya merasa mengerti hukum, ketika saya mendengar berita itu dan kebenaran berita itu memang benar-benar bisa dipercaya, kami langsung menyerahkan saudara saya itu ke Mapolres Sampang. Yang menyerahkan saya dan orang tua saya,” papar Mukhlis.

Guru seni rupa SMAN 1 Torjun, Ahmad Budi Cahyono, mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 21.40 WIB di RSUD dr Soetomo karena mengalami mati batang otak. Budi dirujuk ke RSUD dr Soetomo setelah dianiaya muridnya, MHI, siswa kelas XI SMAN 1 Torjun, pada Kamis 1 Februari 2018. Budi sempat dirawat di RS Sampang setelah muntah-muntah dan pingsan.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

RSHS Siapkan Operasi Plastik untuk Korban Penyekapan di Bandung

57 tahun lalu

Viral Video di Taman Kota Kuningan, Pria Pukuli Selingkuhan Istri hingga Tewas

57 tahun lalu

RSHS Bandung Bentuk Tim Khusus Tangani Korban Penyekapan Sadis 3 Tahun oleh Pacar

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Amin Rais di Rokan Hilir, Kabur usai Bunuh Warga di Dumai

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Minta Polisi Segera Tangkap Penyekap dan Penganiaya Perempuan di Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal