Keluarga Siswa Penganiaya Guru hingga Tewas di Sampang Minta Maaf

Dedy Priyanto
Keluarga siswa penganiaya guru menyampaikan permohonan maaf. (Foto: iNews/Dedy Priyanto)


Mukhlis mengatakan, keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwajib. Keluarga juga sangat kooperatif dalam penanganan kasus yang menggegerkan masyarakat Indonesia itu. Saat mengetahui berita mengenai guru SMAN 1 Torjun yang meninggal karena dianiaya MHI, keluarga langsung mengantarkan MHI ke Mapolres Sampang.

“Jadi, saudara saya itu bukan dijemput oleh petugas polisi. Tapi karena saya merasa mengerti hukum, ketika saya mendengar berita itu dan kebenaran berita itu memang benar-benar bisa dipercaya, kami langsung menyerahkan saudara saya itu ke Mapolres Sampang. Yang menyerahkan saya dan orang tua saya,” papar Mukhlis.

Guru seni rupa SMAN 1 Torjun, Ahmad Budi Cahyono, mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 21.40 WIB di RSUD dr Soetomo karena mengalami mati batang otak. Budi dirujuk ke RSUD dr Soetomo setelah dianiaya muridnya, MHI, siswa kelas XI SMAN 1 Torjun, pada Kamis 1 Februari 2018. Budi sempat dirawat di RS Sampang setelah muntah-muntah dan pingsan.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
2 hari lalu

Taufik Hidayat Diadili, Sidang Perdana Digelar Tertutup di PN Bandung

7 hari lalu

3 Pelaku Penganiayaan Maut di Basaan Ditangkap di Manado, Diduga Hendak Kabur 

7 hari lalu

Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Aniaya Siswa, Orang Tua Demo ke Sekolah

9 hari lalu

Polisi Dikeroyok 2 Pria Mabuk Pakai Durian di Gowa, Luka di Wajah dan Tangan

14 hari lalu

Cekcok Berujung Maut di Lampung Utara, Wanita Tewas Dianiaya Teman Pria

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal