Kemarau Panjang, Warga 8 Desa di Tulungagung Mulai Kesulitan Air Bersih

Antara
Ilustrasi warga antre mendapatkan air bersih. (Foto: Istimewa)

"Namun karena keterbatasan armada, pengiriman air bersih harus digilir per desa per hari," katanya.

Dia menambahkan, tangki dengan volume 5.000 liter ini rata-rata cukup kebutuhan keluarga yang terdiri atas lima orang selama dua pekan. Di luar bantuan BPBD, warga biasanya harus membeli air bersih dengan harga Rp200.000 per tangki.

Desa-desa yang terdampak kekeringan diperkirakan juga bakal terus bertambah. Sebab jika mengacu data kekeringan dari tahun ke tahun, di wilayah Tulungagung sedikitnya ada enam kecamatan yang menjadi langganan kekeringan.

Daerah-daerah rawan kekeringan tersebut rata-rata berada di wilayah pedalaman dengan topografi daerah dataran tinggi yang kering. Di antaranya Kecamatan Tanggunggunung, Pucanglaban, Rejotangan, Kalidawir, Besuki dan Pagerwojo.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
15 hari lalu

Kekeringan Landa Lobar, Legislator Partai Perindo Desak BPBD Siagakan Tangki Air 24 Jam

20 hari lalu

3 Bulan Sumur Kering, Warga Lampung Selatan Terpaksa Beli Air Bersih

1 bulan lalu

Kemarau Panjang, Warga Banyumas Gali Kubangan di Pinggir Sungai untuk Dapatkan Air Bersih

1 bulan lalu

Pria Ditemukan Tewas Terjepit Batu Pemecah Ombak Pantai Purnama

1 bulan lalu

Banjir Rendam 3 Kecamatan di Padang, Sejumlah Kendaraan Hanyut dan Warga Dievakuasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal