Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 3 Bulan Dilanda Kekeringan, Warga Grobogan Saling Serobot Bantuan Air Bersih
Advertisement . Scroll to see content

3 Bulan Sumur Kering, Warga Lampung Selatan Terpaksa Beli Air Bersih

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:39:00 WIB
3 Bulan Sumur Kering, Warga Lampung Selatan Terpaksa Beli Air Bersih
Warga di Lampung Selatan rela menunggu bantuan air bersih hingga malam hari imbas kekeringan yang sudah melanda sejak tiga bulan terakhir. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

LAMPUNG SELATAN, iNews.id – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, memicu krisis air bersih. Di Kecamatan Katibung, warga bahkan rela mengantre hingga malam hari demi menunggu kedatangan bantuan air bersih yang disalurkan oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat). 

Kondisi memprihatinkan tersebut terlihat di Dusun Suka Damai, Desa Babatan, Kecamatan Katibung, Kamis (20/8/2026). Puluhan warga berbondong-bondong menyambut kedatangan armada tangki air bersih. 

Sejak siang hari, ratusan jerigen dan ember berjejer panjang di sepanjang lokasi pembagian. Wadah-wadah penampungan air tersebut telah disiapkan warga jauh sebelum kedatangan petugas. 

Pada tahap ini, sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan secara gratis. Warga yang semringah tampak bahu-membahu membantu petugas mengalirkan air dari selang tangki ke dalam wadah mereka. Bagi masyarakat setempat, pasokan air ini menjadi penyelamat utama di tengah mengeringnya sumur-sumur warga. 

Krisis air bersih di Dusun Suka Damai ini sudah berlangsung lebih dari tiga bulan. Selama masa kemarau, warga yang kehabisan pasokan air terpaksa merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli air bersih.

"Sumur-sumur sudah kering lebih dari tiga bulan. Kalau tidak ada bantuan, kami terpaksa beli air bersih harganya sekitar Rp1.000 per liter. Jelas ini jadi beban tambahan buat kebutuhan sehari-hari," ujar salah satu warga Dusun Suka Damai, Neneng, Kamis (20/8/2026). 

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Damkarmat terus bergerak menyisir titik-titik rawan krisis air. Hingga Pertengahan Agustus 2026, total pasokan air bersih yang disalurkan ke pemukiman warga telah mencapai 80.000 liter.

Pihak Damkarmat juga menyiagakan posko dan membuka nomor darurat bagi kawasan pemukiman yang membutuhkan pasokan air darurat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut