“Mereka turun ke lokasi untuk melakukan penelitian dan membuat rekomendasi,” katanya.
Saat ini, mereka lebih fokus untuk menangani fungsi jalan agar kembali bisa dimanfaatkan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Harapannya tidak butuh waktu lama agar jalan ini bisa dibangun secara permanen dan sudah bisa dimanfaatkan kembali.
“Dugaan awal ada kondisi tanah yang padat, terambil sehingga bagian bawah tanah terkonsolidasi atau ambles,” katanya.
Kondisi ini diduga dampak dari pembangunan di basement di Rumah Sakit Siloam. Saat pembangunan diketahui ada dinding penahan tergerus bangunan di samping dan ada material yang terambil. “Fokus kami bagaimana bisa menangani fungsi dari jalan itu,” katanya.