Keren, Mahasiswa UB Desain Alat untuk Diagnosis Dini Penyakit Jantung

Neneng Zubaedah
Tiga mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang membuat pemodelan alat tensimeter digital untuk diagnosis dini penyakit jantung (AID). (Foto: UB).

Jika hasil diagnosis dini dari kecerdasan buatan bernilai ≥50 persen, sangat dianjurkan kepada pengguna agar segera melakukan pengecekan lebih lanjut menggunakan alat yang lebih canggih di rumah sakit.

Jika didapatkan peluang ≤49 persen, disarankan pengguna lebih menjaga kesehatan, istirahat yang cukup, dan melakukan olahraga rutin. Jika gejala sakit dada muncul atau bertambah parah dianjurkan segera check-up ke dokter.

Aldi berharap alat yang mereka buat bisa turut mengurangi angka kematian akibat kurangnya kewaspadaan terhadap penyakit jantung

“AID dibuat sebagai solusi dalam pemerataan fasilitas kesehatan ke seluruh wilayah Indonesia serta pengurangan jumlah kematian yang diakibatkan oleh penyakit jantung dengan cara melakukan diagnosis dini,” tuturnya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
16 hari lalu

Kabar Duka, Mantan Wakil Bupati Takalar HM Natsir Ibrahim Meninggal Dunia

16 hari lalu

Gempa Susulan M6,0 Guncang Manggarai NTT, 1 Warga Jatuh akibat Panik hingga Tewas

3 bulan lalu

Duka Kloter 12 Malang, 2 Jemaah Haji Meninggal Dunia di Pesawat dan Bus

6 bulan lalu

Viral! Balap Liar Dibubarkan Warga di Malang, Motor Pelaku Dirusak dan Dibuang ke Sungai

8 bulan lalu

Polda Jatim Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi Probolinggo di Batu dan Pasuruan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal