Ketika Ekspansi Kerajaan Mataram ke Timur Berujung Pertempuran Sengit Melawan Bali

Avirista Midaada
Amangkurat I dari Mataram (Foot: Dok perpusnas.go.id)

Sultan Amangkurat I pun menyampaikan agar mengumpulkan banyak kendaraan dan senapan. Kemudian menyerahkan diri kepada kehendak Tuhan, dalam hal ini berdoa.

Setahun kemudian terjadi lagi hal seperti itu, abdi-abdi Sunan datang ke daerah pantai untuk meluncurkan ke laut 12 gorab, 24 lanang, dan 100 konthing, agar bersama-sama orang Palembang melancarkan perang terhadap Bali. 

Sementara itu, orang Bali bersikap lebih agresif daripada orang Mataram. Di ujung timur Jawa mereka merampas sebuah perahu milik raja Makassar, yang dikirimkan kepada utusan- utusannya di Jepara.

Mereka juga menyerbu Pasuruan, membakar rumah-rumah di sana, dan membunuh penduduknya. 

Ngabei Martanata memerintahkan kedua menantunya membuat laporan tentang kerusakan yang diderita. Oleh sebab itu, dibuat perlengkapan baru, rencana-rencana baru, perundingan - perundingan dengan orang Makassar dan orang Banten untuk bersama-sama menyerang Bali.

Mungkin ketika itu Blambangan sudah terlepas untuk selama-lamanya, karena dua tahun kemudian diperbincangkan untuk merebutnya kembali. 

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
7 hari lalu

Respons Ni Luh Djelantik soal Viral Klub Lari di Bali Diduga Tolak WNI: Ini Tanah Kami!

11 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Bali, Cek Magnitudo dan Pusatnya

15 hari lalu

Isak Tangis Sambut Jenazah Angelica Warga Tegal Tewas Dibunuh WN Singapura di Bali

15 hari lalu

Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali

17 hari lalu

Miris! SD di Gianyar Bali Ini Tak Dapat Satu Pun Murid Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal