Ketika Kesultanan Mataram dan Banten Saling Berkirim Hadiah Usai Peperangan Sengit

Avirista Midaada
Kerajaan Mataram Islam dan Banten akhirnya memulai perundingan damai usai peperangan (Ilustrasi prajurit Kerajaan Mataram)

MALANG, iNews.id - Kerajaan Mataram Islam dan Banten akhirnya memulai perundingan damai usai peperangan. Perundingan damai ini diawali dengan pengiriman hadiah dari Sultan Amangkurat I yang berkuasa di Kerajaan Mataram ke Banten. 

Konon hadiah itu dikirim bukan dinamakan dari Sultan Amangkurat I sendiri melainkan atas nama sang putra mahkota. Langkah itu untuk menjadi rukun kembali dengan Kesultanan Banten. 

Tetapi Sultan Amangkurat I sekali lagi memiliki taktik agar tidak direndahkan dan ia tak mau gegabah menjual, harga dirinya. H.J. De Graaf pada "Disintegrasi Mataram : Dibawah Mangkurat I" menyebut bagaimana hadiah itu sengaja dikirim bukan atas namanya. 

Tetapi hadiah dikirim atas nama putranya, sehingga kalau ditolak tidak akan merupakan penghinaan besar. Lagi pula, tindakan itu tidak hanya dilakukan terhadap orang Banten, tetapi juga terhadap kompeni. Justru kompeni Belanda yang pertama-tama menerima hadiah dari Mataram.

Dua ekor kuda disertai sepucuk surat kepada Pemerintah Belanda konon dihadiahkan atas nama putra mahkota. Pemberian hadiah itu dibalas dengan perbuatan yang sama untuk menyenangkan hati ayahnya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Amangkurat I Bangun Istana Megah Kerajaan Mataram, Dikelilingi Danau Buatan

57 tahun lalu

Kisah Sultan Amangkurat I Bangun Istana Plered yang Megah

57 tahun lalu

Kisah Tragis Ratu Nilakendra, Raja Pajajaran yang Lari ke Hutan saat Istana Diserbu Banten

57 tahun lalu

Keistimewaan Sultan Agung, Bisa Pergi Secepat Kilat Sujud di Makkah Setiap Jumat

57 tahun lalu

Akhir Keruntuhan VOC, dari Skandal Korupsi hingga Bangkrut Biayai Perang Lawan Mataram

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal