Khofifah Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pembakaran Mapolsek Tambelangan Sampang

Ihya Ulumuddin
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat memberikan keterangan pers usai tinjau lokasi Mapolsek Tembelangan, Sampang, Madura, Kamis (23/4/2019). (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

Demonstrasi kata dia, yakni cara lain dalam mengawal dan mengkritisi kebijakan pemerintah jika dianggap tidak sejalan dengan keinginan rakyat. Yang menjadi persoalan, apabila aksi yang seharusnya berjalan damai justru diwarnai anarkisme, kekerasan, dan pengerusakan. Apalagi jika sampai menimbulkan korban jiwa.

Khofifah menekankan, semua pihak untuk menghormati kesepakatan yang sudah tertuang dalam konstitusi dan regulasi. Termasuk memberi amanah pada Mahkamah Konsitutsi (MK) yang memiliki legitimasi untuk memutus sengketa hasil pemilu.

"Demokrasi merupakan berkah bagi bangsa Indonesia. Jangan sampai berbalik menjadi musibah. Jika tidak puas dengan hasil pemilu, maka mekanismenya juga dilaksanakan secara konstitusional. Jangan sampai keluar dari koridor. Karena itu akan merusak tatanan demokrasi yang sudah susah payah kita bangun," ucapnya.

Diketahui, Mapolsek Tambelengan di Jalan Raya Samaran, Sampang, Madura, Jatim, dibakar massa pada Rabu (22/5/2019) malam. Bangunan dan mobil di kantor itu hangus jadi arang.

Hasil penyelidikan polisi, kasus pembakaran ini dipicu kabar hoaks tentang penangkapan ulama Madura di Jakarta saat kerusuhan 21 Mei lalu. Massa yang termakan hoaks marah dan mendatangi mapolsek serta melakukan pembakaran.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
18 hari lalu

22 Daerah di Jatim Tetapkan Status Darurat Kekeringan, Pemprov Cari Sumber Air Baru

20 hari lalu

7 Bulan Jadi Pengedar Sabu, Pemuda asal Sampang Madura Ditangkap di Surabaya

26 hari lalu

Rampung Jalani Proses Hukum, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

1 bulan lalu

Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Masih Dirawat, Gubernur Khofifah Minta SPPG Berbenah

2 bulan lalu

Khofifah Bawa 65,5 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Dokter Spesialis Ikut Diterjunkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal