Menurut Rustika, media banyak mengikuti jejak gubernur perempuan ini dalam penanganan Covid-19 di daerahnya. Mulai dari aktivitasnya secara langsung ke lapangan, memberikan semangat kepada tim, PSBB, penyebaran pandemic di Jatim, serta imbauan physical distancing.
“Media melihat dan memberi framing positif pada berbagai kebijakan dan aktivitasnya dalam menangani pandemic, selain pro aktif terhadap berbagai hal, perbedaan pandangan antar wilayah dan gubernur juga relative teredam,” ujar Rustika.
Sedangkan di posisi kedua diisi Menteri Keuangan, Sri Mulyani dengan 11.723 pernyataan. Menurut Rustika, media banyak mengutip komentar Sri Mulyani mengenai kebijakan ekonomi untuk mengantisipasi dampak pandemi Covid-19 di Indonesia.
Sementara posisi ketiga diisi Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dengan 2.831 pernyataan. “Kreativitas Risma dalam penanganan pandemic Covid-19, kecepatan dalam menangani isu, membuat banyak pernyataan Risma yang dikutip oleh media. Hanya saja, Risma lebih banyak diam. Tidak seperti Risma yang biasanya,” katanya.
Ketua DPR, Puan Maharani dan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi ada di posisi posisi keempat dan kelima, masing-masing 2.535 dan 2.510 pernyataan. Sementara Ketua Tim Penanganan Covid-19 Rumah Sakit Persahabatan, Erlina Burhan, ada di posisi keenam dengan 2.469 pernyataan.