Kisah Kumpulan Komunitas di Tulungagung Gelar Razia Perut Lapar di Masa Pandemi

Solichan Arif
Kumpulan komunitas di Tulungagung menggelar razia perut lapar bagi warga terdampak PPKM Level 4. (Foto: MNC Portal/Solichan Arif)

Dari situ, kata Koko kemudian terbit gagasan menggalang dana bantuan yang berkonsep "Rakyat Bantu Rakyat". 

Diawali tiga orang. Yakni Koko, Pendik Herlambang dan satu teman dekat lainnya. Masing-masing merogoh uang receh Rp 5000-an, sesuai harga satu nasi bungkus. Menurut Pendik, melalui platform digital, gagasan Razia Perut Lapar kemudian disosialisasikan. Tidak hanya di komunitas seniman, pekerja kreatif, dan klub sepeda motor. 

Tapi juga kepada para pemilik kedai kopi, warung kopi dan kafe. Pendik sendiri berlatar sebagai pemilik kedai kopi kecil di Kepatihan, Kota Tulungagung. "Dalam waktu dua minggu terkumpul uang kurang lebih Rp 9 juta dan beras sebanyak empat kuintal," kata Pendik. 

Komunitas juga mendirikan dapur umum untuk memasak bahan-bahan makanan mentah yang berasal dari donasi. 

Menurut Pendik, sebagian besar warga merasa berterima kasih saat mendapat uluran nasi bungkus atau paket beras. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
4 hari lalu

Jenazah Sopir Truk Korban KM Virgo 8 Teridentifikasi, Dipulangkan ke Tulungagung

17 hari lalu

Ratusan Siswa dan Guru SMKN 1 Boyolangu Tulungagung Diduga Keracunan MBG

22 hari lalu

Sakit Hati Dicerai, Pria di Tulungagung Bakar Mobil Pria Diduga Selingkuhan Istri

1 bulan lalu

Makam Kuno Ratusan Tahun di Tulungagung Dibongkar, Ada Jejak Majapahit dan Islam

1 bulan lalu

Bendungan Pacar Tulungagung Ambrol, Sempat Terdengar Suara Retakan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal